Webmasters, Klik di sini dan dapatkan buku tamu gratis!

Caleg: Menang Korupsi Kalah Gila

By Dafa | Selasa, Maret 31, 2009 | 2 Komentar Kawan2

9 april 2009 akan menjadi tolak ukur kemana arah bangsa ini akan dibawa. Euphoria 9 april itu sangat dinantikan oleh segenap warga negara Indonesia, itulah hari pemilu. Pemilihan Umum Legislative atau Anggota DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota. Sebanyak 44 parpol (partai politik) akan memeriahkan pesta demokrasi terakbar di negri ini yang dilakukan sekali dalam 5 tahun.

Dan sekarang masyarakat dalam menentukan pilihan tidak hanya memilih partai saja tapi langsung memilih caleg yang disodorkan oleh masing-masing parpol. Bayangkan 44 parpol memberikan pilihan kepada rakyat untuk memilih calon-calon yang mereka sodorkan. Berapa banyak nama caleg yang akan terpampang di kertas suara dalam pemilihan DPR RI, DPRD Propinsi, DPRD Kabupaten/Kota.

Dan sekarang sesuai keputusan Mahkamah Konstitusi bahwa penentuan caleg terpilih berdasarkan suara terbanyak bukan melalui nomor urut karna konon nomor urut bisa dipesan dan dibeli. Alhasil karna ditetapkannya suara terbanyak sebagai penentuan caleg terpilih maka para calegpun berlomba dalam mencari simpatisan. Bagi mereka yang tokoh masyarakat dan telah dikenal masyarakat luas dengan track record yang bagus tentu tidak terlalu memusingkan. Tetapi caleg yang belum dikenal masyarakat alias pemula tentu tunggang langgang mencari cara untuk menaikkan popularitas dimata masyarakat. Dan ketika mereka berlomba melakukannya maka terjadilah persaingan diantara mereka bahkan dalam satu partai sendiri. Dan cara yang gampang untuk mencari konstituen dan meningkatkan popularitas dimata masyrakat adalah ber IKLAN.

Maka berlombalah untuk mengiklankan diri mereka agar dapat dikenal orang. Iklan di media masa (pers) begitu banyak, spanduk dimana-mana, baliho sangat menjamur apalagi dalam bentuk kartu nama yang dicetak beribu ribu oleh setiap caleg. Belun lagi money politik baik door to door langsung maupun melalui tim suksesnya. Ditambah lagi dalam masa kampanye terbuka tentu tambah berlomba dan besar-besaran. Coba dipikir iklan di media masa baik tv n radio, majalah belum lagi spanduk, baliho, kartu nama plus money politik disebagian kalangan caleg tentu menghabiskan banyak dana. Ialah kalau kampanye akbar ditanggung partai tapi sosialisasi caleg pendanaannya mayoritas partai membebankan kepada calegnya sendiri. Berapa banyak dana ynag harus keluar dari kocek pribadi sendiri.

Okelah kalau caleg tersebut merupakan orang kaya memiliki asset yang banyak ditunjang dengan multi perusahaannya tapi bagi caleg yang berkantong pas-pasan apalagi tipis sungguh akan terasa memberatkan. Sungguh miris sekali jadi caleg memang mahal. Bayar ke partai, dana kampanye, sosialisasi belum janji-janji yang akan menghabiskan dana dalam jumlah yang besar. Seandainya dana yang besar itu dikeluarkan dengan resiko dan merelakan jual tanah, sawahm berhutang dan bahkan mempertaruhkan mata pencaharian tapi akhirnya tidak terpilih menjadi anggota dewan pasti akan menimbulkan beban pikiran bias berlanjut stress dan boleh jadi sakit jiwa alias gila. Tapi tatkala terpilih jadi anggota dewan maka langkah awalnya bagaimana semua dana yang dikeluarkan buat tetek bengek jadi caleg agar kembali minimal balik modal perkara mau berusaha demi rakyat urusan nomor 20. Dan cara tercepat untuk mendapatkan dana tersebut adalah KORUPSI. Maka lahirlah kelompok anggota dewan “Korupsi Berjama’ah”.

Dan inilah hasil dari pesta demokrasi terkabar di negri ini “ MENANG KORUPSI KALAH GILA”.






Me & My Moms

| 0 Komentar Kawan2


Ado 3 tampek wak tingga salamo kini n wak punyo banyak moms.

Pertamo, dikampuang Kubang Fifty City. Disinanlah wanita paliang maniez, hebat, taat jo panyayang barado dan wanita itu adalah AMA WAK. Nan lah malahian, manggadangkan, merawat jo mando’akan wak. I LOVE U MA! Uda salalu sayang mama.

Kaduo, pas wak tingga di Surau Patai ado duo mom wak disitu. BU IMAN jo BUK TATI namo kaduonyo. Ondeh kaduonyo ko sabana perhatian ka wak taraso jadi anaknyo bana wak. Bahkan kecek anak-anak BU Iman sayang lo ibu ka wak daripado ka anak-anaknyo 9X! sorry Jaf, Yudha, ayu, Budi, Idel, Apik. Padahal Ibu tu keluarga nan sederhana tapi bahagia rasonyo manjadi bagian keluarganyo. Klo wak sadang dirumahnyo samo jo rumah wak. Ka manga wak samo dirumah wak surang. Ka lalok, mandi, main, makan, dll sadonyo free, sero kan? Makonyo acok wak main karumah Ibu Iman, kok sadang suntuak di surau pai wak ka rumahmyo. Kok Buk Tati lain lo. Ibuk nan ciek ko maniez abih coey tapi elok n perhatiannyo ka wak yo sabananyo. Satiok pagi sabalun pai kuliah ibuk tu mambaok nasi goreng atau lontong ka surau. Tambah semangat wak pai kuliah. Ado nan sero jo Ibuk Tati kok subuah wak talambek jago ibuk tu nan manjagoan wak. Suaro ibuk tu lembut n merdu bana kowa manjagoan wak. Jadi capek wak jago dibueknyo. Biasonyo di tampek lain urang manjagoan maen kareh se maen gedor se takajuik dibueknyo. Pokoknyo IBU IMAN JO IBUK TATI IS BEST MY MOMS IN PADANG.

Katigo, Mesjid Marhamah. Qn wak tingga disitu. Disiko my mom Umi n Andeh. Nan sero dari kaduonyo perhatiannyo. Kalau Andeh perhatiannyo over dosis ka wak dari barampek warga bawah janjang ka wak andeh perhatiam bana, Ge-Er wak yo. Bialah yang penting ndk ganggu urang. Ciek lai Andeh acok mambuekan makanan favorit wak katan jo goreng pisang paginyo. Katan jo goreng pisang buatan andeh sabana lamak kowa, cubolah kok indak picayo.


I LOVE MOMS!
SEMOGA ALLAH MEMBALAS JASA-JASA MOMS SEMUA, WAK CUMA BISA BERDO’A!
“ YA ALLAH SAYANGILAH MEREKA SEBAGAIMANA MEREKA MENYAYANGI AKU. AMIEN”





Pemenang Pemilu 2009 Versi Google

| 0 Komentar Kawan2


Berbagai prediksi dan survey yang dilakukan tokoh, pengamat politik, dosen bahkan lembaga-lembaga survey terhadap siapa yang akan menguasai pemilu 9 april 2009. Dan kebanyakan prediksi masih menempatkan parpol (partai politik) tradisional sebagai pemenang pemilu besok. Tapi ada baiknya kita liat bagaimana prediksi Om GOOGLE.

Senin malam tanggal 29 maret kemarin saya cobaliat digoogle siapa yang bakal menguasai kursi legislative. Didalam box search google saya masukkan keyword “pemenang pemilu 2009” dan ternyata PKS (Partai Keadilan Sejahtera) berada diresult pertama (numero uno) kalau tidak percaya coba kamu buktikan sendiri. Dan itu diluar dugaan saya. Bayangkan saja PKS sebagai partai terbilang baru yang merupakan reinkarnasi PK (partai keadilan) dan bukan merupakan partai tradisional mampu menglahkan parpol-parpol yang terbilang punya nama besar, kuat, tradisional dan basis masa yang banyak.

Saya berharap itu memang menjadi kenyataan karma saya sudah bosan dengan 4L nya Rizal Ramli (Lo Lagi Lo Lagi). PDIP dan GOLKAR menguasai kursi parlemen pada pemilu 1999 dan 2004, dan kenyataannya sudah dapat kita liat dan rasakan bagaimana dan apa yang telah mereka lakukan demi lakukan demi kemajuan bangsia ini.

GO... GO... PKS..!
WE ARE THE CHAMPION!






Penipuan Lagi, Awas!

By Dafa | Rabu, Maret 18, 2009 | 0 Komentar Kawan2

Selasa 17 Maret 2007 dipagi hari salah seorang Mahasiswa saya menemukan sebuah amplop dijalanan sewaktu pergi kuliah. Mungkin karna terlihat sedikit antik dan secret dia mengambil dan membawanya ke kampuz alhasil dia kasih amplop itu ke salah satu dosennya yang bernama BAPAK ISKANDAR.

Sepintas amplop yang terlihat seperti kartu undangan pesta pernikahan tapi kalau dilihat dari dekat sungguh bikin kita ta’jub karna bertuliskan DOKUMEN RAHASIA. Bayangkan amplop itu merupakan kepunyaan sebuah PT yaitu PT Petronas Usaha Mandiri. Jadi makin bikin ta’jub plus bingung. Bagaimana bisa dokumen rahasia perusahaan bisa tercecer dijalanan.

Karna penasaran apa isi amplop tersebut (maaf bukannya pengen tahu rahasia orang tapi karna murni penasaran ditambah lagi amplopnya dalam keadaan terbuka) langsung saja kami buka amplop tersebut. Masya Allah, Wuiiih, Ondeh Mandeh itulah kata yang keluar dari mulut kami. Bagaimana tidak amplop tadi berisikan Surau Kepemilikan Tanah Perusahaan Petronas Usaha Mandiri, Surat Izin Usaha Perusahaan (SIUP) dan cek senilai Rp. 4.700.000.000,- . tak terduga arsip perusahaan plus cek senilai 4,7 milyar bisa jatuh dijalanan.

Tidak berlama-lama kami langsung calling no hp yang tertera di perusahaan itu atas nama HUSEN sebagai Direktur PT Petronas Usaha Mandiri. Ketika ditelfon lama sekali diangkatnya mungkin karna orang penting dan supersibukdan pas diangkatnya memang dia bilang lagi meeting. Tapi beberapa saat kemudian datang konfirmasi dari Bapak Husen yang menanyakan sekaligus mengecek kebenaran berita dari kami via sms. Dia minta dikirimkan Nama Kami, Nomor Registrasi dan NPWP perusahaannnya. Ya langsung saja kami kirimkan via sms juga. Yang bikin kaget lagi dia mau memberikan uang senilai 80 juta rupiah kepada kami sebagai ucapa terima kasih.

Dan disinilah timbil kecurigaan kami kalau ini semua merupakan bohongan bahkan boleh jadi penipuan. Ada beberapa hal yang bikin kami curiga, diantaranya:
1. Kenapa dokumen tersebut bisa tercecer di Padang apalagi di daerah kami Kalumbuk? Padahal PT tersebut beramalatkan di jakarta.
2. Dokumen serahasia itu kenapa sangat simpel sekali luarnya?
3. Kenapa ketika kami konfirmasikan ke Husen selaku direktur perusahaan di terkesan tidak terlalau peduli dengan dokumennya?
4. Masak seorang direktur perusahaan menghubungi kami via sms bukan telfon?
5. Kenapa begitu cepatnya dan mudahnya memberikan kami uang senilai 80 juta? Padahal kalau dibikin ulang tidak sampai menghabiskan biaya sebanyak itu.
6. Dan yang paling mencolok adalah arsip itu sendiri. Stempel dan tanda tangannya baik di SIUP dan cek kelihatan seperti hasil print out komputer. Apakah mungkin bank terima tanada tangan nasabahnya lewat print out komputer?

Karna penasaran siang harinya saya coba surfing di internet perihal kejadian ini. Dan ternyata banyak dokumen-dokumen serupa yang tercecer dan tersebar diberbagai wilayah indonesia. Dan ketika coba buka situs lainnya yang telah melakukan penelusuran setelah mendapatkan pengaduan dari masyarakat menyatakan bahwa PT Petronas Usaha Mandiri tidak pernah ada yang ada PT Petronas Niaga Indonesia. Lebih lanjut situs itu menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mendengarkan perintah mereka karna suara mereka bisa menghipnotis dan ujung-ujungnya meminta no rekening anda dan akan menguras isi rekening anda.


JADI WASPADALAH....... WASPADALAH.....





 

Mengenai Saya

Foto Saya
Aden adalah Fauzan Saputra. Sekarang den tahu kenapa ortu ngasih nama itu. Karna Fauzan Saputra itu memiliki arti yang bagus. Pertama Fauzan, yang berasal dari bahasa Arab berarti KEMENANGAN. Kedua Sa, berarti Bagi. Ketiga Putra, dari bahasa Indonesia berarti SEORANG LAKI2. Jadi Fauzan Saputra=Kemenangan Bagi Seorang Laki2. OK Kan!!!
Home | Internazionale |Interisti | Advertise with Us | Free Blogger Templates | Widget | Site Maps
Hak Cipta © 2010 - 2012. fauzansaputra.blogspot.com - All rights reserved | Proudly Powered by Blogger.com
Sponsored by Internazionale